Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.

Video hanya menjelaskan aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada periode 23-29 September 2022. Tidak ada penjelasan mengenai peristiwa erupsi sebanyak 73 kali letusan seperti klaim pada video.

=====

[KATEGORI]: Koneksi yang Salah

=====

[SUMBER]: https://archive.cob.web.id/archive/1678010156.70633/index.html (Youtube)

=====

[NARASI]: “GUNUNG MERAPI HARI INI ALAMI ERUPSI 73 KALI LETUSAN ~ berita bencana hari ini”

=====

[PENJELASAN]:

Beredar video dengan klaim Gunung Merapi alami erupsi 73 kali letusan. Video ini diunggah oleh kanal Youtube Information Shop pada 5 Maret 2023.

Setelah menonton keseluruhan video, tidak ada penjelasan mengenai peristiwa erupsi yang disebutkan dalam judul video. Faktanya, narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang diunggah Kompas pada 1 Oktober 2022, dengan judul “Dalam Sepekan, Gunung Merapi 7 Kali Muntahkan Guguran Lava”.

Dalam artikel tersebut menjelaskan mengenai aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada periode 23-29 September 2022. Dalam sepekan itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi tujuh kali mengeluarkan guguran lava.

Selain itu, tercatat 218 gempa vulkanik dalam, 18 gempa vulkanik dangkal, 137 gempa fase banyak, 403 gempa guguran, 50 kali gempa embusan, dan tujuh kali gempa tektonik.

=====

[REFERENSI]:

– https://yogyakarta.kompas.com/read/2022/10/01/185541778/dalam-sepekan-gunung-merapi-7-kali-muntahkan-guguran-lava